00.58 by , under

Kenapa manusia diciptakan Tuhan?

6885lifecolorscsstxt

"Kenapa Tuhan menciptakan manusia, jika ternyata manusia sendiri yang merusak alam sekitarnya, jika tidak semua manusia mengabdi kepada-Nya? Apakah karena Tuhan seorang sutradara besar? Apakah hanya ISENG?"

Itulah salah satu pertanyaan temanku yang aku rasa baik juga aku post di blog ini, karena mungkin banyak juga orang yang masih mempertanyakan hal itu. Terlebih lagi dengan keadaan sekitar kita yang kacau.

Memang sungguh menyedihkan melihat perkembangan sejarah manusia. Perang disana-sini, dan juga alam yang dirusak tanpa bertanggung jawab. Padahal kita juga menyadari bahwa kita diciptakan sebagai makhluk yang tertinggi, termulia diantara makhluk hidup lainnya ciptaan Tuhan. Tapi terkadang, tingkah laku kita sendiri seperti binatang! Manusia saling menyakiti satu sama lain, saling membunuh, untuk dapat bertahan hidup, sama seperti binatang.
Padahal kita diciptakan untuk dapat hidup berdampingan satu sama lain, mengabdi dan memuliakan Tuhan, serta memelihara alam sekitar kita. Tapi kenyataannya???

Akan tetapi, menurut aku sendiri, hal itu harus dikembalikan lagi kepada pribadi masing-masing, alias kepada manusianya. Apakah Tuhan menginginkan semua ini? Tentulah tidak.

Kita tentu sudah mengetahui bahwa semua ciptaan Tuhan adalah baik dan sempurna. Manusia diciptakan sesuai dengan gambar-Nya. Manusia diberikan karunia yang lebih besar dibanding makhluk-makhluk lain.

Jika kita membaca mengenai awal mulanya penciptaan, semuanya indah, terang, bersih, dan semuanya takut akan Tuhan. Akan tetapi, manusia tergoda oleh yang namanya IBLIS untuk memakan buah terlarang (dapat dibaca di kitab Kejadian 3). Jadi, manusia sendiri yang dengan pilihannya sendiri, tergoda untuk memilih perbuatan yang mengakibatkan dosa.

Jangan pernah kita lupa, bahwa Tuhan tidak menciptakan manusia untuk menjadi ROBOT bagi-Nya. Tuhan memberikan kasih karunia-Nya kepada kita sekaligus menempatkan kita di jalan persimpangan yang membuat kita harus mengadakan pilihan. Akan tetapi, dosa awal itu terjadi karena manusia telah terbujuk untuk mengambil pilihan berbuat dosa, yaitu memakan buah terlarang.

Semua godaan itu dikarenakan oleh Iblis. Yupe, iblis atau setan. Jika ditanyakan mengenai setan. Kenapa ada setan? Menurut apa yang aku pelajari di dalam teologi Kristen, setan atau iblis, adalah malaikat, yang bukan karna godaan (dimana manusia karena godaan/bujukan iblis untuk berbuat dosa), tetapi dengan sadar sepenuhnya, dengan terang-terangan, dan penuh kesombongan ingin menyamai diri seperti Tuhan.

Manusia jatuh ke dalam dosa karena dibujuk oleh iblis, yang menanamkan keinginan untuk menjadi sombong, sehingga menimbulkan keinginan dalam hati manusia untuk menjadi seperti Tuhan, sehingga mengetahui yang baik dan yang jahat (perlu diingat kembali bahwa pada awalnya manusia diciptakan kudus, suci, tidak membedakan baik ataupun jahat).

Melihat itu, dapat juga kita simpulkan bahwa tidak semua manusia mengabdi kepada Tuhan, adalah, karena Tuhan memberikan free-will kepada kita sebagai manusia, untuk percaya dan mengabdi kepada-Nya atau tidak.

Ingatlah bahwa kita tidak diciptakan sebagai ROBOT. Setiap manusia unik adanya, dan special di mata Tuhan. Setiap pribadi telah diciptakan Tuhan untuk menyempurnakan rencana-Nya. Akan tetapi, jika terjadi hal-hal yang menyimpang, itu karena manusia mencoba melakukan atau memaksakan kehendaknya sendiri.

Manusia bertanggung jawab atas alam sekitarnya, atas hubungan antar manusia satu dengan yang lainnya, antara hubungan dengan makhluk hidup lainnya; karena Tuhan sudah memberikan karunia bagi manusia untuk bertindak memelihara alam ini. Akan tetapi, seperti adanya permasalahan global warming saat ini, semuanya itu haruslah dikembalikan kepada manusia itu sendiri, yaitu kepada kita sendiri!

Janganlah persalahkan Tuhan atas kejadian buruk yang terjadi atas bumi ini, atas pertengkaran atau perkelahian antar manusia, dan segala macam kekacauan yang terjadi di dunia saat ini. Kenapa????
Karena Tuhan tidak menciptakan hal-hal yang buruk. Semua yang Tuhan ciptakan adalah baik adanya. Tuhan adalah Maha Kuasa, Maha Kasih, Maha Esa, Maha Pemurah, dan segalanya yang dipuja oleh semua agama di muka bumi ini.

Yang harus dipertanyakan adalah apakah manusia telah melakukan apa yang telah diwajibkan oleh Sang Pencipta?? Memelihara dunia ini? Saling menolong satu sama lain sebagai sesama manusia? Menjaga makhluk ciptaan Tuhan yang lain?? Sudahkah kita melakukan itu??

Tidakkah kita menyadari bahwa pikiran kita yang telah dihasut oleh Iblislah yang telah membuat kita melakukan tindakan-tindakan yang menghancurkan ‘Hidup’ yang diberikan oleh Sang Pencipta ini?

Aku tidak tahu apa rencana Tuhan mengenai ciptaan-Nya. Aku tidak tahu akan akhir jaman. Aku tidak tahu akan hari esok.
Tapi yang aku tahu dan aku percaya adalah Tuhan akan selalu memelihara kita sebagai manusia, makhluk ciptaanNya yang sangat Ia kasihi, dan Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita. Aku percaya bahwa Tuhan menciptakan alam dan segala isinya menurut rancangan-Nya sendiri yang tidak dapat pernah kita, sebagai manusia, pahami.

Rancangan dan rencana-Nya sungguh teramat mulia dan kuasa sehingga otak manusia tidak akan pernah memecahkannya. Yang dapat kita lakukan sebagai manusia adalah percaya dan meyakini bahwa apapun yang telah diciptakan Tuhan adalah baik dan sempurna. Tuhan mempunyai rencana dalam hidup kita masing-masing, dan rencana-Nya itu akan sempurna pada waktu Tuhan. Waktu Tuhan yang kita juga tidak akan pernah tahu karna Ia adalah Sang Pencipta!

Tuhan bertindak seperti sutradara? Yupe kalau menurut aku sendiri Ia melebihi sutradara, dan aku tidak ada apa-apanya. Aku merasa bahwa aku sebagai manusiapun bukanlah siapa-siapa tanpa Dia. Ia sungguh teramat mulia dan kasih-Nya begitu besar kepada kita, manusia, ciptaan-Nya yang termulia. Tuhan Allah yang kukenal di dalam Yesus Kristus adalah Raja diatas segala Raja.

Menurut kepercayaanku, Tuhan yang kukenal melalui Yesus Kristus, mati untuk menebus dosa manusia; dosa yang telah memutuskan hubungan manusia dengan Tuhan, sejak manusia awal (Adam dan Hawa) terjerumus dalam dosa. Sungguh indah terasa rencananya. Akan hadirnya agama-agama lain juga, merupakan rencana Tuhan yang aku sendiri juga tidak tahu, tetapi aku mengucapkan syukur atas semua yang ada. Aku percaya bahwa semuanya itu terjadi untuk memuliakan nama-Nya bukan untuk menghancurkan manusia.

Manusia sendirilah yang dengan ke-ego-annya, dan kesombongannya sendiri, ingin lebih dari satu dengan yang lainnya; bahkan ingin menyamakan Tuhan. Hal ini karena manusia telah berhasil digoda atau dibujuk Iblis. Iblis telah berhasil merasuki pikiran manusia.

Segala sesuatu tergantung kepada Allah. Segala sesuatu tergantung kepada kasih-Nya. Segala sesuatu adalah kasih karunia Allah.

Menurutku, Tuhan memang tidak menjanjikan hidup ini Indah dan selalu baik..
Tuhan memang tidak menjanjikan kita akan selalu tertawa dan bahagia..
Tuhan tidak menjanjikan kita akan selalu sukses..
Tuhan tidak menjanjikan hidup yang nikmat..

Tetapi yang Tuhan janjikan adalah bahwa
Ia akan selalu memelihara kita.. Ia tidak akan meninggalkan kita sendirian.. Ia akan menjaga kita..
Tidakkah kita merasakan pemeliharaan-Nya?

Semua pemeliharaan kasih Tuhan diberikan untuk menggenapi rencana-Nya. Apakah itu???
Hanya Tuhanlah yang tahu..
dan siapakah diriku ini untuk mencari tahu rencana-Nya?
yang kutahu hanyalah selalu berusaha agar dekat dengan-Nya, agar apa yang aku lakukan dapat memuliakan nama-Nya, agar aku dapat semakin mengenal-Nya, dan agar hidupku ini berkenan dihadapan-Nya, sehingga pada akhirnya nanti, aku akan siap mempertanggungjawabkan apa yang kuperbuat di hadapan Tuhan, yang kusebut sebagai Bapaku di sorga, Tuhan Allah yang kupercaya melalui Yesus Kristus.

Hidup memang sementara. Manusia terjerumus dalam dosa mengakibatkan kematian. Mengenai surga atau neraka, aku rasa itu juga rahasia Tuhan Allah sendiri.

Lebih lanjut, aku ingin mengutip suatu tulisan beserta kutipannya pada teks alkitab pada online artikel (http://www.pbc.org/files/messages/3796/3813in.html) yang menuliskan:

Jadi sekali lagi, kita harus belajar untuk hidup dengan misteri.
Kita tidak cukup pintar, kita tidak cukup melihat, kita tidak cukup
mengerti. Tidak ada alat teknologi bisa menjawab semua pertanyaan.
Jadi kita harus setuju dengan kata Tuhan,

“Sebab rancangan-Ku (pikiranKu) bukanlah rancanganmu (pikiranmu), jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN,” (Isa 55:8).

Itu salah satu
pelajaran terberat dalam hidup. Kita berpikir bahwa karena Tuhan
mengatakan pada kita beberapa hal tentang diriNya kita bisa
mengetahui apa yang sedang Dia kerjakan.

Kita harus menolak itu;
kita tidak bisa karena "seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu; dan rancangan-Ku dari rancanganmu,” (Isa 55:9).

Tuhan tidak pernah salah, Dia tidak
bisa berlawanan dengan apa yang dikatakanNya. Kita tidak cukup
pintar untuk selalu bisa memperkirakan atau mengantisipasinya.

Pada akhirnya, kenapa Tuhan menciptakan manusia? Semuanya karena Tuhan mempunyai rancangan-Nya sendiri yang tak pernah kita ketahui sebab pikiran-Nya jauh dari pikiran kita sendiri.

Yang perlu kita ketahui, pahami, yakini, adalah semua/setiap ciptaan Tuhan adalah baik dan sempurna adanya. Jikalau itu menjadi rusak, contohnya diri kita sendiri, ada baiknya, kita mengoreksi diri kita masing-masing. Dan kembali lagi menyembah dan mengabdi kepada-Nya karena Ia adalah Maha Pengasih, Maha Penyabar, Maha Pengampun, dan Segala-galanya bagi kita, manusia, ciptaan-Nya yang sangat amat dikasihi-Nya.

Jika manusia sering iseng (termasuk diri aku sendiri.. hehehe), Tuhan tidak pernah ISENG!

——————————–

Inilah jawaban yang dapat kuberikan. Semoga bisa menjawab pertanyaanmu, atau lebih tergelitik untuk pertanyaan selanjutnya? Semuanya ini aku jawab berdasarkan iman percayaku dan apa yang kuketahui. Gbu!

——————————–

Life is full of surprises.

That’s what makes life worth living with a beautiful mistery in it.

But at the end, we believe that everything will be perfect and beautiful in His time.

Who r we? We r nothing without You, God!

Praise Him coz He’s Good! :D

-v-




edit post

0 Reply to " "

Posting Komentar